Posted by: bullfrog888 on: Juli 27, 2009
Bullfrog888′s Blog lahir sebagai sebuah sarana mediasi bagi anggota kelompok yang tergabung dalam kelompok pembudidaya kodok lembu 888 atau bullfrog 888. Nama kelompok pembudidaya bullfrog 888 memang secara kebetulan bermula dari jumlah anggota kelompok kami yang terdiri dari delapan orang, dan dibentuk pada tanggal delapan, bulan delapan, tahun dua ribu delapan, jam delapan malam. Angka 888 bagi kami bukanlah sekadar angka keberuntungan, tetapi lebih merupakan spirit, moment dan bahkan juga sebuah harapan bagaimana kami harus melangkah ke depan mencapai sebuah angka yang maksimal dari sebuah usaha yang ingin kami jalankan.
Sebagai langkah awal menuju sebuah pencapaian angka yang maksimal (baca : sukses), kami memulai sebuah perencanaan dengan mengasah sumber daya manusia (human resource). Kami menyadari bahwa tanpa pengetahuan yang memadai terlebih dahulu, kami tidak akan mampu mencapai target yang kami inginkan. Pembudidayaan bullfrog tidak cukup hanya mengandalkan sebuah keinginan, tidak cukup hanya diwacanakan, tidak cukup hanya sebuah gerak-gerik, tetapi lebih dari itu membutuhkan sebuah gerakan (action). Dengan mempertimbangkan kebutuhan dasar ini, maka kami sepakat untuk menimba pengetahuan dengan mengikuti pelatihan (magang) teknik pembudidayaan kodok lembu (bullfrog) di Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya Balai Besar Pengembangan Budidaya Air Tawar Sukabumi.
Selama satu minggu kami melakukan pelatihan teknik pembudidayaan bullfrog, yang meliputi materi teknik pemijahan (reproduksi), teknik pemeliharaan (pembesaran), dan mempelajari berbagai macam penyakit yang bisa menyerang bullfrog, termasuk juga bagaimana mencegah dan mengatasi penyakit yang bisa diderita oleh bullfrog. Tentu saja pengetahuan maupun praktikum yang kami dapatkan dari pelatihan itu belum berdayaguna apabila belum diterapkan dalam realitasnya dalam pembudidayaan bullfrog.
Dalam menerapkan pengetahuan yang kami dapatkan dalam pelatihan, ternyata banyak hal yang justru harus dipelajari dari pengalaman-pengalaman pembudidayaan. Sebagai sebuah contoh kasus, misalnya dalam hal pemijahan (sistem reproduksi), dalam teori begitu mudah dipahami, tetapi setelah kita mencoba mempraktekan banyak terjadi distorsi, banyak penyimpangan-penyimpangan sehingga kita gagal melakukan pemijahan bullfrog. Hal ini berati bahwa kita harus terus menerus mencoba menerapkan sebanyak mungkin teori-teori yang kita dapatkan, sehingga pada suatu pengalaman tertentu kita mendapatkan sebuah jawaban dari apa yang telah kita pelajari.
Bullfrog888′s Blog ini akan mencoba menggali sebanyak mungkin pengalaman-pengalaman pembudidayaan bullfrog, sekaligus membuka wawasan yang seluas-luasnya agar pembudidayaan bullfrog bisa menjadi komoditas bagi pemberdayaan ekonomi kerakyatan.
Budi daya kodok lembu merupakan suatu usaha kegiatan sampingan yang bisa menambah income keluarga selain pekerjaan utama. Dan juga merupakan hiburan atau hobby yang mendatangkan manfaat dan hasil yang boleh dikatakan cukup lumayan. Apakah anda juga berminat ?
Juli 28, 2009 pada 12:16 pm
Orang bijak mengatakan,”Pengalaman adalah guru yang utama”, akan tetapi kalau kita tak pernah memulai, maka pengalaman itu pun tak akan pernah ada dalam kehidupan kita. (Nyoman Sarwadi)